hot wheels monster truck jakarta 2026
Istilah Dalam Lari

Pengen Jadi Runner? Cek 20 Istilah Dalam Lari Yang Perlu Kamu Tahu!

Mulai dari awal sampai pertengahan tahun 2024, kini lari jadi olahraga populer yang banyak diminati dari semua kalangan mulai dari yang muda sampai tua. Banyaknya peminat olahraga lari alasan tak lain adalah karena akses yang mudah dijangkau oleh semua orang. Kamu bisa melakukan olahraga lari dimanapun dan kapanpun kamu mau. Tak hanya itu, ternyata lari juga jadi pilihan olahraga sebagai healing untuk anak muda jaman sekarang. 

Buat kamu pemula yang pengen jadi runner, hal yang perlu kamu ketahui pertama adalah istilah dalam lari yang sering digunakan oleh para pelari. Biar kamu nggak bingung, cek istilah dalam lari dibawah ini agar kamu dapat memulai perjalanan lari kamu dengan percaya diri. 

  1. Pace

Pace merupakan istilah dalam lari yang mengacu pada kecepatan lari. Pace biasanya diukur dalam hitungan menit per kilometer (menit/km) atau menit per mil (menit/mil). Contohnya, kamu berlari dengan kecepatan 8 menit/km, artinya kamu membutuhkan waktu 8 menit untuk menempuh jarak 1 km. Pace dalam lari digunakan untuk memahami dan mengontrol serta menjaga stamina, khususnya saat berlari jarak jauh. Pace yang bisa konstan akan membantu kamu untuk menghindari dari kelelahan dini.

  1. Pacer

Pacer sebagai istilah dalam lari yang artinya adalah pelari. Biasanya pacer ada pada event lari yang memiliki race seperti 5K, 20K atau lainnya, seperti kamu melihat sekelompok pelari dan salah satu pelari memiliki tanda pace 9. Artinya dia menjadi acuan berlari dengan pace 9. Event lari sangat membutuhkan pacer untuk membantu para pelari tetap memiliki kecepatan lari yang stabil.

  1. Cadence

Cadence menjadi salah satu istilah dalam lari yang berarti jumlah langkah yang diambil oleh pelari dengan satuan per menit. Cadence yang ideal berada di kisaran 170-180 Steps Per Minute (SPM) saat berlari. Cadence yang lebih tinggi dapat membantu mengurangi resiko cidera dan meningkatkan efisiensi berlari.

  1. Interval

Interval merupakan metode pelatihan yang melibatkan sesi lari cepat diikuti dengan sesi pemulihan (berjalan atau lari lambat). Interval dilakukan para pelari untuk dapat meningkatkan kecepatan dan daya tahan tubuh, serta meningkatkan kemampuan tubuh untuk memulihkan diri setelah aktivitas intens. 

  1. Long Run

Long run menjadi istilah dalam lari yang merujuk pada sesi lari dengan jarak yang lebih panjang dari biasanya. Long Run dilakukan sekali seminggu untuk peningkatan daya tahan tubuh dan persiapan pelari jarak jauh, seperti setengah maraton atau maraton penuh.

  1. Tempo Run

Tempo run merupakan lari dengan kecepatan yang sedikit lebih cepat dari kecepatan nyaman, biasanya istilah dalam lari ini dilakukan selama 20-40 menit. Tempo run menjadi salah satu latihan untuk para pelari membantu meningkatkan ambang laktat tubuh yang memungkinkan pelari berlari lebih cepat dengan rasa lelah yang lebih sedikit.

  1. Tapering

Tapering adalah istilah dalam lari yang biasa digunakan untuk peringatan tanda pengurangan intensitas dan volume latihan menjelang hari perlombaan. Tapering memberikan waktu bagi tubuh untuk pulih sepenuhnya sebelum perlombaan besar, sehingga pelari bisa tampil optimal.

  1. Cross Training

Cross training sebagai bentuk latihan lain selain lari. Istilah dalam lari ini biasanya dilakukan ketika bersepeda, berenang, atau latihan kekuatan. Cross training membantu memperkuat otot-otot yang tidak digunakan secara dominan saat berlari, mengurangi resiko cedera, dan meningkatkan performa secara keseluruhan.

  1. Runner’s High

Runner’s high merupakan kondisi euforia yang dialami beberapa pelari setelah berlari dalam waktu yang cukup lama. Biasanya istilah dalam lari ini muncul disebabkan oleh pelepasan endorfin di otak yang bertindak sebagai penghilang rasa sakit alami dan peningkat suasana hati.

  1. PR (Personal Record)

Personal Record adalah istilah dalam lari yang digunakan pelari untuk mencatat waktu terbaik yang dicapai dalam jarak tertentu. Mencapai PR baru menjadi pencapaian yang memotivasi banyak pelari untuk terus meningkatkan performa para pelari.

  1. Fartlek

Fartlek adalah istilah dalam lari yang diartikan sebagai permainan kecepatan. Pelari biasa latihan dengan berbagai variasi diantaranya adalah lari cepat dan lari lambat tanpa aturan yang kaku. Fartlek dilakukan untuk meningkatkan stamina dan kecepatan, serta membuat latihan lebih menyenangkan dengan variasi kecepatan. 

  1. Hill Repeats

Hill repeats adalah sesi latihan lari naik dan turun bukit yang dilakukan secara berulang-ulang. Istilah dalam lari ini digunakan untuk memperkuat otot kaki dan meningkatkan daya tahan serta kemampuan berlari di medan yang lebih berat.

  1. Splits

Splits adalah istilah dalam lari yang digunakan para pelari untuk mencatat waktu di setiap segmen tertentu dari total jarak lari, seperti kilometer atau mil. Splits dapat membantu pelari memantau konsistensi kecepatan pelari sepanjang lari dan membuat penyesuaian yang diperlukan.

  1. Bonking

Bonking menjadi salah satu istilah dalam lari yang merujuk pada kondisi pelari yang sedang mengalami kelelahan ekstrim dan kehilangan energi, biasanya karena kehabisan simpanan glikogen dalam tubuh. Buat para pelari sangat penting untuk menghindari bonking terutama dalam lari jarak jauh. Cara untuk mencegah bonking dengan asupan nutrisi yang tepat sebelum dan selama lari.

  1. Easy Run

Easy run merupakan istilah dalam lari yang merujuk pada jenis latihan lari dengan intensitas rendah hingga sedang. Easy run dilakukan untuk menjaga kebugaran dan meningkatkan daya tahan tanpa memberikan tekanan berlebihan pada tubuh. Easy run memiliki durasi dan jarak yang bervariasi tergantung pada tingkat kebugaran, biasanya lebih lama dibandingkan dengan latihan intensitas tinggi.

  1. DNS (Did Not Start)

Did Not Start biasa disingkat DNS merupakan istilah dalam lari yang menunjukkan bahwa pelari terdaftar dalam suatu lomba atau acara, tetapi tidak memulai perlombaan tersebut. Pelari dapat disebut DNS disebabkan oleh cedera atau kesehatan sebelum lomba, ketidakhadiran pada hari lomba karena alasan pribadi, dan perubahan rencana atau persiapan yang tidak mencukupi.

  1. Stride

Stride merupakan istilah dalam lari yang mengacu pada langkah atau gerakan yang diambil oleh pelari selama satu siklus penuh dari satu kaki ke kaki yang sama. Stride mencakup semua elemen gerakan dari saat kaki menyentuh tanah hingga kaki tersebut kembali menyentuh tanah setelah satu putaran. Stride juga bisa merujuk pada latihan spesifik yang melibatkan lari dengan langkah cepat sekitar 80-100 meter dengan fokus pada kecepatan dan bentuk, yang biasanya dilakukan setelah sesi lari utama atau sebagai bagian dari pemanasan.

  1. Heart Rate

Heart rate biasanya digunakan pelari untuk menyebut jumlah denyutan jantung per menit saat berlari. Istilah dalam lari ini sebagai indikator penting untuk menilai intensitas latihan dan kebugaran kardiovaskular. Mengelola heart rate selama lari dapat membantu pelari mengoptimalkan latihan, menghindari overtraining, dan memantau kebugaran secara keseluruhan.

  1. Fueling

Fueling menjadi salah satu istilah dalam lari yang mengacu pada praktik mengonsumsi makanan dan minuman untuk menyediakan energi yang diperlukan sebelum, selama, dan setelah berlari. Fueling yang tepat sangat penting untuk mempertahankan performa, mencegah kelelahan, dan mempercepat pemulihan.

  1. Race

Race merupakan istilah dalam lari yang merujuk pada suatu perlombaan atau kompetisi lari dimana pelari berusaha mencapai garis finis secepat mungkin. Race bisa diadakan dalam berbagai jarak dan format, dari jarak pendek (Sprint) hingga maraton atau ultramaraton. Race menjadi ajang untuk menguji kecepatan, kekuatan, daya tahan, dan strategi, serta memberikan kesempatan bagi pelari untuk bersaing.

Buat para runners pemula, istilah-istilah dalam lari ini akan membantumu untuk lebih siap dan termotivasi untuk memulai berlari. Setiap langkahmu dalam berlari adalah bagian dari proses menuju peningkatan dan kebugaran. Selamat berlari!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *